Smartphone, komputer, tablet, dan berbagai perangkat digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Perangkat tersebut digunakan untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga mencari hiburan. Penggunaan layar dalam waktu lama dapat membuat sebagian orang mengalami mata terasa lelah, kering, atau tidak nyaman.
Pada 2026, menjaga kesehatan mata semakin relevan karena aktivitas digital terus meningkat. Penggunaan perangkat tidak harus dihentikan sepenuhnya. Kebiasaan sederhana seperti memberikan waktu istirahat pada mata, mengatur posisi monitor, memperhatikan pencahayaan, dan melakukan pemeriksaan mata sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kenyamanan selama beraktivitas.
Kenali Mata Lelah akibat Penggunaan Layar
Menatap layar dalam waktu lama dapat menimbulkan keluhan yang sering disebut digital eye strain.
Gejalanya dapat berupa mata lelah, kering, terasa perih, pandangan sementara menjadi kurang nyaman, atau sakit kepala.
Keluhan tersebut dapat dipengaruhi oleh durasi penggunaan perangkat, pencahayaan, jarak layar, hingga kondisi penglihatan seseorang.
Berikan Istirahat pada Mata
Mata membutuhkan kesempatan untuk beristirahat dari aktivitas melihat dekat.
Saat bekerja menggunakan komputer, alihkan pandangan secara berkala ke objek yang berada lebih jauh.
Jeda singkat dapat membantu mengurangi aktivitas fokus dekat yang dilakukan terus-menerus.
Ingat untuk Berkedip
Ketika fokus melihat monitor atau smartphone, seseorang dapat berkedip lebih jarang.
Berkedip membantu menyebarkan lapisan air mata pada permukaan mata.
Jika mata mulai terasa kering ketika menggunakan perangkat, istirahatkan pandangan dan ingat untuk berkedip secara normal.
Atur Jarak Monitor
Monitor yang terlalu dekat dapat membuat aktivitas melihat terasa kurang nyaman.
Tempatkan layar pada jarak yang nyaman dan sesuaikan ukuran teks agar tidak perlu mendekatkan wajah.
Posisi monitor juga sebaiknya memungkinkan kepala dan leher berada dalam posisi yang nyaman.
Sesuaikan Ketinggian Layar
Posisi layar dapat memengaruhi kenyamanan selama bekerja.
Atur monitor agar tidak mengharuskan kepala terus menengadah atau menunduk secara berlebihan.
Selain membantu kenyamanan mata, pengaturan ini juga dapat mendukung postur kerja yang lebih baik.
Perhatikan Pencahayaan Ruangan
Cahaya yang terlalu terang atau terlalu gelap dapat membuat layar terasa kurang nyaman dilihat.
Sesuaikan pencahayaan ruangan dengan aktivitas yang dilakukan.
Hindari pantulan cahaya langsung pada monitor karena glare dapat mengganggu kenyamanan visual.
Atur Kecerahan Layar
Kecerahan layar sebaiknya disesuaikan dengan lingkungan.
Layar yang jauh lebih terang dibandingkan ruangan dapat terasa menyilaukan, sedangkan layar terlalu gelap juga dapat membuat konten sulit dibaca.
Gunakan pengaturan yang nyaman bagi mata.
Perbesar Ukuran Teks
Tulisan yang terlalu kecil dapat membuat seseorang mendekatkan wajah ke layar.
Gunakan fitur pembesaran teks jika diperlukan.
Pengaturan sederhana tersebut dapat meningkatkan kenyamanan ketika membaca dokumen atau artikel dalam waktu lama.
Batasi Penggunaan Layar Tanpa Jeda
Masalahnya bukan hanya total waktu menggunakan perangkat, tetapi juga penggunaan tanpa istirahat.
Jika pekerjaan membutuhkan komputer sepanjang hari, buat kebiasaan mengambil jeda singkat.
Gunakan waktu tersebut untuk berdiri, berjalan, dan mengalihkan pandangan dari monitor.
Perhatikan Penggunaan Smartphone
Smartphone biasanya digunakan pada jarak lebih dekat dibandingkan monitor.
Hindari memegang perangkat terlalu dekat dengan mata dalam waktu lama.
Jika membaca materi panjang, menggunakan layar yang lebih besar dapat terasa lebih nyaman bagi sebagian orang.
Jangan Menggunakan Perangkat dalam Kondisi yang Tidak Nyaman
Menggunakan smartphone dalam ruangan yang sangat gelap dapat membuat perbedaan kecerahan antara layar dan lingkungan menjadi besar.
Sesuaikan pencahayaan dan kecerahan perangkat agar aktivitas membaca lebih nyaman.
Jika mata mulai terasa lelah, berikan waktu istirahat.
Jaga Kualitas Tidur
Penggunaan perangkat hingga larut malam dapat membuat seseorang menunda waktu tidur.
Tidur yang cukup merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.
Cobalah membatasi aktivitas digital menjelang waktu istirahat jika kebiasaan tersebut membuat jadwal tidur menjadi terganggu.
Gunakan Kacamata Sesuai Resep
Jika membutuhkan koreksi penglihatan, gunakan kacamata atau lensa kontak berdasarkan pemeriksaan yang sesuai.
Resep yang sudah tidak sesuai dapat membuat aktivitas membaca atau bekerja terasa kurang nyaman.
Pemeriksaan mata dapat menentukan apakah koreksi penglihatan perlu diperbarui.
Rawat Lensa Kontak dengan Benar
Pengguna lensa kontak perlu memperhatikan kebersihan.
Ikuti petunjuk penggunaan dan perawatan yang diberikan oleh tenaga profesional serta produsen.
Hindari menggunakan lensa melebihi jadwal yang dianjurkan atau melakukan kebiasaan yang meningkatkan risiko kontaminasi.
Jangan Menggosok Mata Berlebihan
Ketika mata terasa gatal atau lelah, seseorang mungkin secara refleks menggosoknya.
Tangan dapat membawa kotoran dan mikroorganisme.
Jika harus menyentuh area sekitar mata, pastikan tangan dalam kondisi bersih.
Gunakan Pelindung Mata Saat Dibutuhkan
Kesehatan mata juga perlu diperhatikan ketika melakukan aktivitas di luar penggunaan komputer.
Gunakan perlindungan mata yang sesuai ketika bekerja dengan material atau aktivitas yang berisiko menyebabkan cedera.
Untuk aktivitas luar ruangan, kacamata dengan perlindungan ultraviolet yang sesuai dapat membantu melindungi mata dari paparan UV.
Konsumsi Makanan yang Bervariasi
Pola makan seimbang membantu memenuhi kebutuhan berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh, termasuk mata.
Konsumsi sayuran, buah, sumber protein, serta makanan lainnya secara bervariasi.
Tidak perlu mengandalkan satu jenis makanan atau suplemen sebagai solusi untuk menjaga kesehatan mata.
Jangan Menggunakan Obat Tetes Sembarangan
Tidak semua keluhan mata membutuhkan jenis obat tetes yang sama.
Beberapa produk digunakan untuk kondisi tertentu dan mungkin tidak sesuai untuk penggunaan tanpa evaluasi.
Jika mata terus terasa merah, sakit, atau mengalami keluhan berulang, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Lakukan Pemeriksaan Mata
Pemeriksaan mata dapat membantu mengetahui kondisi penglihatan dan mendeteksi masalah tertentu.
Frekuensi pemeriksaan dapat berbeda berdasarkan usia, penggunaan kacamata, riwayat kesehatan, serta faktor risiko.
Ikuti rekomendasi dokter atau tenaga profesional mata mengenai jadwal pemeriksaan.
Kenali Gejala yang Memerlukan Penanganan
Beberapa perubahan penglihatan sebaiknya tidak ditunda.
Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, nyeri mata berat, cedera mata, munculnya kilatan cahaya atau peningkatan mendadak bintik melayang pada pandangan dapat membutuhkan evaluasi medis segera.
Keluhan yang terus berlangsung juga sebaiknya diperiksakan.
Kesimpulan
Cara menjaga kesehatan mata 2026 dapat dimulai dengan mengatur kebiasaan penggunaan smartphone dan komputer. Memberikan jeda, menjaga jarak layar, menyesuaikan pencahayaan, berkedip secara normal, serta menggunakan koreksi penglihatan yang sesuai dapat membantu meningkatkan kenyamanan.
Kesehatan mata juga dipengaruhi oleh perlindungan dari cedera, pola hidup sehat, dan pemeriksaan sesuai kebutuhan. Jika terjadi perubahan penglihatan yang tiba-tiba atau keluhan berat, jangan hanya mengandalkan perawatan mandiri. Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.